Rabu, 20 Mei 2009

pemeriksaan anton kembali tertunda

Hari Ini Pemeriksaan Dilanjutkankarena alasan sakit pemeriksaan terhadap, Mantan Kabid Anggaran BPKD Anton Heryanto yang terjerat dalam kasus indikasi korupsi Makan minum kembali tertunda.

Garut.RRI
Sebagai upaya pengembangan terhadap kasus korupsi dana makan dan minum (mamin) di lingkungan Setda Garut tahun anggaran 2007, Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Selasa (19/5) melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kabid Anggaran Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Garut,Anton Heryanto yang kini statusnya telah jadi tersangka. Meski telah diperiksa selama 6,5 jam, namun hal tersebut dianggap masih belum cukup. Hal ini terbukti dengan rencana pihak Kejari untuk kembali memanggil dan memeriksa Anton, Rabu (20/5) ini.Kasi Intel Kejari Garut, Otong Hendra Rahayu, SH didampingi staf kejari Garut Ruhiyat ., membenarkan pada Selasa (19/5) pihaknya telah memanggil dan memeriksa Anton Heryanto yang kafasitasnya telah ditetapkan sebagi tersangka pada kasus korupsi mamin. Anton diperiksa selam 6,5 jam, yaitu sejak pukul 10.00 hingga pukul 16.30 dan diberi pertanyaan sebanyak 25 poin .sementara konten dari 25 pertanyaan itu menurut Ruhiyat baru seputar latara belakang status pekerjaan belum masuk kedalam ranah indikasi dugaan korupsi. Ditegaskan Ruhiyat pemriksaan terhadap tersangka Anton akan kembali dilakukan pada hari jumat mendatang. insertSementara itu Penasehat Hukum Anton, Rudi Gunawan, menyebutkan, sebenarnya saat ini Anton masih dalam kondisi sakit dan dalam proses rawat jalan pihak Rumah Sakit hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Namun sebagai warga negara yang baik, meski dalam kondisi sakit, Anton tetap memenuhi panggilan dari pihak Kejari. Lebih jauh dituturkannya, meskipun pemeriksaan belum beres, sedangkan saat itu jadwal Anton melakukan rawat jalan, seharusnya pihak Kejari memperbolehkan Anton melakukan rawat jalan,apalagi menurut pengakuannya, surat keterangan dokter bahwa Anton masih dalam proses rawat jalan,sudah masuk ke Kejari.IRwan Rudiawan

Warga garut di 42 kec saat ini belum tersentuh pemerataan pendidikan

Garut.RRI.
sebagai upaya pemerataan terhadap dunia pendidikan di kabupaten garut dinas pendidikan garut akan mencoba melakukan pemerataan pendidikan yang akan menyentuh keseluruh pelosok termasuk kedaerah tersulit,terisolir ,terpencil dan termiskin.demikian dikemukakan kadisdik Garut komar mariuana kepada RRI.Mneurut Komar msyarakt garut yang tidak terlayani oleh pendidikan formal maka ada kebijakan untuk menempuh pendidikan non formal seperti kejar paket A,B,dan C serta yang buta hurup dan program tersebut berlaku dari mulai usia dini hingga lansia dan dihrapkan kegiatan ini bida dilakukan secara terintegrasi dengan lintas sektor,lintas departemen dan organisasi.insertDibagian lain komar mengemukakan saat ini tidak kurang dari 14 ribu warga garut mengalami buta hurup atau buta aksara dan terbanyak terdapat dikecamatan bungbulang Garut maka dengan program pemberdayaan masyrakat dalam menangani masalah pendidikan diharapkan akan terjadi pemerataan pendidikan yang akan menyentuh seluruh pelosok diwilayah kab garut.karena menurut Komar jika masyarakt tidak tersentuh oleh pelayanan pendidikan maka akan berpengaruh kepada pertumbuhan ekonomi rakyat.IRwan Rudiawan

Selasa, 12 Mei 2009

50 porsen lapas dipenuhi tahanan titipan

Drijen pemasyrakat DEPHUMHAM Untung Sugiono Lapas bukan hanya sebagai tempat menjalani pidana namun memiliki dua fungsi penting sebagai lembaga pendidikan dan dan pembangunan sesuai dengan prinsip pemasyrakatan.

Garut,RRI
- Dirjen Pemasyarakatan Dephumham, Untung Sugiyono, SH menyatakan, seluruh Lembaga
Pemasyarakatan (LAPAS) Indonesia, 50 persen dipenuhi tahanan titipan dari Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan,termasuk LAPAS Garut.Sebanyak 88.000 orang kapasitas "hotel prodeo" tersebut, kini dijejali 137.000 penghuninya, termasuk di Provinsi Jawa Barat yang berkapasitas 6.000 orang terpaksa diisi 9.000-an orang, ungkapnya kepada RRI seusai menghadiri peresmian Pesantren Taubatul Mudznibin di dalam LAPAS Kelas II A, Garut,
Dalam menanggulanginya, diperlukan penambahan ruangan dengan memanfaatkan luas tanah yang masih kosong atau membangun dua lantai. Selain itu dilakukan pelepasan bersyarat serta pemberian cuti menjelang bebas, termasuk adanya putusan pidana alternatif, Sedangkan kendalanya, banyak masyarakat yang tidak puas jika terpidana tidak dihukum seperti sekitar
90 persen terpidana kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia adalah pengguna, tegasnya.
Padahal LAPAS bukan hanya sebagai tempat menjalani pidana, melainkan memiliki dua fungsi penting sebagai lembaga pendidikan dan pembangunan sesuai dengan prinsip pemasyarakatan, yang mengedepankan aspek preventif, kuratif, rehabilitatif serta edukatif.Insert
Terkait dua jenis pembinaan, yakni kepribadian dan pembinaan kemandirian itu, ia menyambut baik dibukanya pesantren Taubatul Mudznibin di LAPAS Garut, yang diharapkan memberikan manfaat bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga binaan pemasyarakatan.
Pesantren itu, ujarnya, diharapkan memberikan bekal dan pedoman hidup beragama, memberikan bekal pengetahuan praktis tentang tata cara peribadatan dan pengajian Al-Qur'an, mempersiapkan warga binaan pemasyarakatan untuk dapat berinteraksi secara sehat dengan masyarakat.Serta meningkatkan ketahanan sosial warga binaan terhadap pengaruh buruk lingkungan, dan mampu berinteraksi sosial secara wajar, katanya.
Dari 549 orang penghuni LAPAS Garut, terdapat 270 narapidana, sembilan diantaranya perempuan.Sedangkan dari 279 orang yang berstatus tahanan, juga terdapat empat orang perempuan, tiga terjerat kasus pencurian dan seorang kasus narkoba.Irwan Rudiawan

Berawal dari isu central ketertinggalan pembangunan dan terjadinya disparitas presedium masyarakat Garut selatan mendesak untuk dilakukannya pemekran

garut.RRI

Berawal dari isu central ketrtinggaln pembangunan dan terjadinya disparitas antara garut selatan dan Garut utara yang digelembungkan sejak 4 tahun yang lalu kini berbagai elemen masyarakat Garut selatan yang tergabung dalam presedium masyarakt Garut selatan cukup getol untuk memperjuangkan pemekaran atau pemisahan garut selatan dari induk kabupaten Garut. Dan berdasarkan hasil penelitian studi kelayakan pemekaran Garut selatan yang dilakukan oleh lembaga penelitian unpad serta didukung oleh i PP no 78 tahun 2007 Garut selatan dianggap telah memenuhi persyaratan dari 11 kompeonen kriteria untuk menjadi daerah otonom demikiann di kemukakan ketua presedium masyarakt Garut selatan Gunawan Undang.Insert
Gunawan Undang optimis dalam waktu yang tidak lama lagi aspirasi masyarakt Garut selatan untuk memisahkan diri dari kabupaten Induk akan terealisasi karena dilihat dari asfek pertumbuhan ekonomi Garut selatan memiliki potensi sumber daya alam yangb berlimpah termasuk didalmnya asfek pertanian dan perkebunan dan potensi lahan tidur juga pengembangan tebu rakyat membnuktikan bahwa multi potensi tersebut tidak dimiliki oleh Garut utara yang menjadi isu central. terjadinya disparitas.dan rencana pemekaran Garut selatan ini juga tidak lepas dari dukungan hampir 80 persen anggota DPRD garut dan Gunawan Undang berharap oleh DPRD hal tersebut dijadikan sebuah kado masa akhir jabatan.dan ditargetkan pemkaran tersebut dapat selesai sebelum pelantikan DPRD yang baru.IRwan
Rudiawan.

TRUK ELF DUA LUKA PARAN ENAM LUKA RINGAN

Garut.RRI
Jalur blackspot Tutugan Leles yang terdapat di lintasan antara Garut-Bandung, tepatnya di kawasan Kampung Leuweungtiis, Desa Haruman, Kec. Leles, kembali menelan korban. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun sedikitnya 9 orang harus dilarikan dan mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas dan rumah sakit terdekat.
Ke-9 orang tersebut terpaksa dirawat karena mengalami luka parah dan ringan akibat tabrakan yang terjadi antara truk dan elf di kawasan Tutugan Leles, Selasa (12/5).
Saripudin (35), saksi mata warga sekitar menyebutkan, saat itu sekitar pukul 13.35, dirinya tengah berada di kebun yang lokasinya tak jauh dari tempat kejadian. Tiba-tiba, dia mendengar suara deritan rem yang diiukti suara benturan keras serta jeritan dari arah jalan tepat di atas kebun miliknya. Diapun langsung menuju arah jalan dan disana telah terlihat dua unit mobil yang telah bertabrakan.
Bersama beberapa warga lainnya, diakuiny, saat itu dirinya langsung memberikan pertolongan pada seluruh penumpang yang ada di dua mobil tersebut. Dari dalam mobil truk, terdapat dua orang yang terdiri dari sopir dan kenek, sedangkan dari dalam elf, warga hanya menemukan 8 orang penumpang yang semuanya mengalami luka.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Garut, AKP Encun Carmana, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan sementara yang telah diterimanya, truk berisikan dua orang, yaitu kenek dan sopir, sedangkan di dalam elf selain sopir dan kenek, juga terdapat delapan orang penumpang.
Sementara itu di ruang UGD RSU dr Slamet Garut, diperoleh keterangan bahwa dua orang korban luka parah akibat tabrakan antara truk dan elf di daerah Tutugan Leuweungtiis tersebut yaitu Cecep Abdul Halim (45), seorang guru SMK Limbangan, warga Desa Karangsari, Kec. Pangatikan dan Ny Yati Rohayati (59), warga Kp. Leuwuengtiis RT 02/8, Desa Haruman, Kec Leles.

Senin, 11 Mei 2009

MINIMNYA JUMLAH PENDUDUK YANG DIMILIKI MENJADI SALAH SATU INDIKATOR TERHAMBATNYA PEMEKARAN WILAYAH GARUT SELATAN

GARUT.RRI
Ketua Komisi Percepatan Pembangunan Garut selatan ASep Rahmat Permana mengemukakan berdasarkan hasil kajian Unpad tahun 1996 garut selatan sudah layak dilakukan pemekaran dan hal itu juga merupakan bentuk dukungan dan keinginan masyarakat garut selatan,sehingga komunikasinya dilakukan secara baik karena tidak
boleh menciptakan distabilitas pemerintah kabupaten Garut.Menurut PP 78 tahun 2007 pemekran garut selatan ini dilihat dari salah satu indikator yang mengacu kepada kabupaten Induk, disamping itu kelayakan pemekaran garut
selatan ini juga ditentukan oleh faktor total kumulatif indek penilainya,dan kabupaten garut selatan ini diatas indek minimum sehingga dilihat dari rambu rambu yang ditetapkan pemerintah yang mengacu kepada PP78 tahun 2007 ini pemekaran garut selatan tersebut sudah tidak ada hambatan.Namun salah satu kendala pemekaran garut selatan yang menjadi opini saat ini adalah terkait dengan jumlah penduduk yang harus dimiliki minimal 55 ribu jiwa dan berdasarkan data yang ada di Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk garut selatan dibawah jumlah terserbut karena BPS hingga kini belum melakukan updeting data hal itu terbukti dari jumlah pendataan pasca pemilu legislatif.Asep Permana menegaskan untuk lolosnya garut selatan dijadikan pemekaran dari kabupaten garut adalah harus dibuktikan dengan adanya keseriusan pemrintah atau eksekutif dan berdasarkan hasil
kerja pansus pemekran garut selatan dalam rapat paripurna yang digelar minggu kemarin sudah menyatakan bulat mendukung pemekaran garut selatan.Irwan
rudiawan.

GARUT SELATAN LAYAK DIMEKARKAN

Garut.RRI

Tim Study Kelayakan Pemekaran Garut Selatan lembaga Penelitian Universitas Padjajaran Unpad Bandung menyatakan secara umum, Garut Selatan telah layak menjadi kabupaten tersendiri.Menurut ketua timnya Dede Mariana, dari 11 komponen yang harus dipenuhi untuk menjadi daerah otonomi sesuai dengan PP 78 hanya
jumlah penduduk saja yang masih harus dilakukan update, karena menggunakan data yang Sama.Sebelumnya,senin pagi (11/5) tim study kelayakan pemekaran garut selatan tersebut,telah mempresentasikan hasil penelitiannya didepan pemda Garut, Ketua presedium masyrakat Garut Selatan Gunawan undang,menyatakan berdasarkan progres dari proses pemekaran tersebut, ditargetkan agenda pemekaran Garut selatan dapat selesai sebelum september 2009 mendatang untuk dibawa kepemerintah
pusat.Irwan Rudiawan.

Minggu, 10 Mei 2009

NELAYAN GARUT DIHADANG OMBAK SETINGGI EMPAT METER

Garut.RRI
- Para nelayan pantai selatan Jabar, di Kabupaten Garut "dihadang" gelombang hingga berketinggian 4 meter, disertai kerap tingginya kecepatan angin mencapai 40 km/jam, sehingga banyak diantaranya yang terpaksa tidak melaut.Camat Pameungpeuk Jujun Jumhana ketika dihubungi melalui phonselnya mengakui hal itu dan menyatakan Senin, sejak tiga hari terakhir banyak diantara nelayan di wilayahnya yang hanya memancing atau menebar jaring ikan di seputar pesisir pantai.Kondisi kapasitas perahu motor tempel milik mereka, sebagian besar tidak mampu mengarungi tingginya arus gelombang yang disertai angin kencang,Tersebut.Bahkan sejumlah perahu layar "bermotor dalam", juga ditambatkan di pinggir dermaga Santolo Kecamatan Cikelet, sebagaimana diungkapkan Camat setempat Rifan ketika dihubungi terpisah.Sedangkan umumnya nelayan, kini banyak yang mencari mata lembu atau sejenis kerang yang selama ini diyakni bisa meningkatkan keperkasaan pria, sehingga banyak diburu calon pembeli dengan harga rata-rata Rp 25.000/kg.Mata dagangan tersebut, bisa diperoleh di kawasan bawah hamparan karang-karang terjal sekitar pesisir pantai, yang proses pencariannya dinilai tidak membahayakan, .Kondisi fenomena alam yang dikenal oleh kalangan nelayan sebagai angin barat tersebut, sesuai dengan prakiraan yang disampaikan Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung Jaya Murdjaya.Badan Meteorologi Dan Geofisika itu menyatakan, tingginya gelombang laut selatan Jawa Barat akan berlangsung hingga Senin ini, yang dinilai sangat membahayakan bagi pelayaran jenis perahu nelayan serta kapal ferry, ungkapnya.Irwan Rudiawan

LAGI POLISI AMANKAN ANGGOTA GENG MOTOR PELAKU PENYERANGAN

Garut,RRI
Setelah sebelumnya berhasil mengamankan dua orang anggota geng motor Brigez yang telah melakukan penyerangan terhadap warga Kp Citeureup sehingga menyebabkan dua orang warga sekitar terluka parah, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Garut, Minggu (10/5) sekitar pukul 17.00 kembali berhasil menciduk seorang pelaku
penyerangan. Indra alias Jiwok alias Hideung (18), seorang anggota geng motor Brigez, diciduk petugas dari Satreskrim Polres Garut saat tengah berada di kawasan Jalan Otista Tarogong. Telah beberapa hari ini jajaran Polres Garut memag melakukan pencarian terhadapnya karena diduga kuat telah ikut dalam aksi penyerangan yang telah menimbulkan dua orang warga Kp Citeureup terluka parah.Bahkan menurut keterangan dari pihak kepolisian, Indra mempunyai peran cukup penting dalam aksi penyerangan tersebut, dimana dia yang membagi-bagikan senjata kepada para anggota geng motor sebelum melakukan penyerangan demikian diungkapkan kasat reskrim polresw Garut oon Suhendar.Sebagaimana diakui dua anggota geng motor Brigez yang ditangkap lebih dulu, sebelum melakukan penyerangan, terlebih dahulu mereka menenggak minuman keras di Alun-alun Tarogong. Pada saat itulah, Indra alias Jiwok alias Hideung, membagi-bagikan senjata kepada anggota geng motor Brigez lainnya, yaitu berupa 8 buah samurai, 2 kapak, serta sejumlah kayu berpaku.Sementara itu masih dalam rangka Operasi Pekat Cipta Kondisi menjelang Pilpres, jajaran Satreskrim POlres Garut, Minggu (10/5) juga berhasil mengamankan 8 orang yang ketangkap basah sedang mabuk-mabukan. Mereka ditangkap saat minum-minuman keras di Jalan Pasundan, Kel Kota Kulon, Kec. Garut Kota.IRwan Rudiawan

DIDUGA TERJADI PRAKTEK ILEGAL LOGGING POLRES GARUT PERTANYAKAN KEABSAHAN IZIN 25 HA LAHAN MILIK

GARUT.RRI
Hasil penyelidikan yang dilakukan jajaran Reskrim Polres Garut, ditemukan indikasi adanya praktek illegal logging di kawasan hutan produksi yang terletak Kampung Cipicung, Desa Sukamulya, Kec Pakenjeng. Tak tanggung-tanggung lahan yang diduga dipergunakan untuk illegal logging tersebut luasnya mencapai 25 hektare.Oleh warga sekitar, lahan tersebut diklaim sebagai lahan milik dan itu mereka buktikan dengan adanya surat ijin penebangan dari UPTD Dinas Kehutanan setempat. Namun pihak kepolisian meragukan hal tersebut karena lahan yang diklaim sebagai lahan milik tersebut terletak di tengah-tengah hutan produksi. Sebagai tindakalanjut dari hasil temuannya ini, akhir minggu lalu jajaran Reskrim Polres Garut-pun menerjunkan tim Buru Sergap yang beraggotan 15 orang dengan tujuan mencari barang bukti kayu hasil illegal logging serta para pelaku illegal logging.Usai operasi, Oon menyebutkan, meskipihaknya tidak berhasil membekuk pelaku, namun dari operasi tersebut, Diakui Oon petugas berhasil mendapatkan bukti telah terjadi illegal logging di kawasan tersebut. Hal ini terlihat dari ratusan kubik kayu berbagai jenis yang berhasil ditemui teronggok di sekitar hutan.Oon juga mengaku heran dengan keberadaan lahan hutan seluas 25 hektare yang diklaim sebagai milik warga setempat. Pasalnya, hampir seluruh wilayah itu
merupakan kawasan hutan produksi yang dimiliki negara dan perijinannya pun harus sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak boleh digunakan sembarangan. Untuk lebih memperdalam kasus tersebut, diungkapkannya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak Dinas Kehutanan terkait adanya ijin penebangan yang dimiliki warga setempat dan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut hingga tuntas.irwan rudiawan

Senin, 04 Mei 2009

TERKAIT BANYAK PEJABAT TERJERAT HUKUM WABUB PANGGIL BAPERJAKAT

Terkait Banyak Pejabat Terjerat Kasus HukumWakil Bupati Garut Diki Candra akan Segera Panggil Baperjakat dan Bagian Hukum

Garut.RRI
Terkait banyaknya pejabat di Kabupaten Garut yang terjerat kasus hukum, Wakil Bupati Garut, diki Candra menyatakan pihaknya akan segera memanggil Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dalam waktu dekat ini. Hal tersebut diungkapkannya Senin (4/5) saat ditemui RRI di aula rapat Setda Garut.
Dikatakan Aceng, pemanggilan terhadap Baperjakat tersebut ada kaitannya dengan kinerja Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Garut saat ini, paska ditetapkannya beberapa pejabat teras Garut menjadi tersangka dalam kasus hukum korupsi. Namun meski menyatakan akan segera memanggil Baperjakat dan berkordinasi
dengan bagian hukum setda garut, Namun Diki tidak menyebutkan secara pasti kapan pemanggilan itu akan dilakukannya. Dia hanya menegaskan jika pemanggilan itu akan dilakukan dalam waktu secepatnya......insertsaat dikonfirmasi mengenai kemungkinan terburuk paska ditetapkannya Sekda Garut, Wowo Wibowo sebagai tersangka dalam kasus bantuan sosial (bansos) tahun 2007 oleh Polda Jabar, Diki juga tidak mau terburu-buru menyiapkan nama atau pengganti Wowo Wibowo yang nantinya akan ditetapkan sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekda.Dalam kesempatan itu, Diki juga membantah jika penetapan Sekda Garut sebagai tersangka telah menyebabkan gangguan kinerja di Pemkab Garut. IRWAN RUDIAWAN

TERKAIT PEREDARAN DAGING BABI KETUA MUI SESALKAN PEMKAB GARUT

Terkait Peredaran Dendeng Babi di GarutKetua MUI Kab Garut KH.Abdul Halim Menyesalkan Sikap Pemkab yang lamban dalam penangannya dan tidak melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Garut.RRI
Sudah satu minggu yang lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanla), telah mengetahui jika dendeng sapi yang mengandung daging babi juga beredar di Garut. Namun sayangnya hingga saat ini pihak Pemkab belum juga melakukan tindakan-tindakan sebagai upaya pencegahan peredaran dendeng sapi tersebut, diantaranya penarikan produk tersebut dari pasaran.Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Garut, KH Abdul Halim,, menyatakan penyesalannya terhadap Pemkab Garut yang dianggapnya lamban dalam melakukan reaksi dalam menindaklanjuti terjadinya peredaran dendeng sapi yang mengandung daging babi di Garut. Atas hal tersebut, Abdul Halim mengaku sangat kecewa dan menyesalkan sikap
Pemkab Garut yang terkesan acuh tak acuh dengan peredaran dendeng babi tersebut.Padahal selain nyata-nyata daging babi tersebut haram dikonsumsi ummat muslim, apalagi masyarakat Garut sebagian besar beragama Islam.Abdul Halim mengharapkan agar pihak Pemkab Garut segera melakukan tindakan pencegahan peredaran dendeng sapi tersebut dengan melakukan razia serta penarikan dendeng sapoai dimaksud dari pasaran.Selain menyesalkan sikap Pemkab, dalam kesempatan tersebut Abdul Halim juga dengan tegas mengaku akan segera melaporkan adanaya peredaran dendeng sapi ini ke Polres Garut. Hal itu dilakukan karena pihak produsen nyata-nyata telah melakukan tindak pidana penipuan terhadap warga muslim dengan menyampurkan daging sapi
pada dendeng sapi buatannya.Sebagaimana diketahui, , Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan
Veteriner (Keswan Kesmavet) Disnakanla Garut, Dida Kardiana Endang, menyebutkan, berdasarkan hasil penelitian pihak Balai Penelitian dan Penyelidikan Penyakit Hewan dan Kesmavet (BPPHK) di Cikole Lembang, dari 3 sampel dendeng sapi yang dikirimkan Disnakanla Garut ke BPPHK, diketahui satu diantaranya, yaitu Dendeng cap
Kepala Sapi, ternyata mengandung daging babi.....Insert
Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Garut, Ruhiyat, mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya memang belum melaukan tindakan razia dan penarikan terhjadap produk dendeng sapi yang dinyatakan mengandung daging babi tersebut. Ruhiyat juga mengaku jika hingga saat ini pihaknya belum
menerima pemberitahuan dari pihak Disanakanla. Diterangkannya, pihaknya baru akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan dan BPPOM terkait rencana razia dan penarikan terhadap produk dendeng
sapi dimaksud.IRwan Rudiawan

DITUDING KEJARI SARANG KORUPTOR,OTONG BERANG

Garut.RRI
Audiens yang berlangsung di aula Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut antara pihak Kejari dengan massa yang terdiri dari GPM Gibas, Forum Rakyat Garut (FRG) dan Gerakan Pemuda Marhaen, Senin (4/5) berakhir ricuh. Saat itu sempat terjadi keributan antara pihak Kejari dengan salah seorang peserta aksi yang nyaris berujung dengan adu pisik.Keributan terjadi manakala salah seorang peserta audiens turun dari meja dan sambil menghampiri meja pihak Kejari yang saat itu diwakili Kasi Intel, Otong Hendra Rahayu, SH, dia menyebutkan bahwa Kejari merupakan sarang koruptor. Melihat itu, Otong pun langsung berdiri dan menghampiri orang tersebut. Untung, sebelum terjadi adu pisik, beberapa aparat kepolisian melerai percekcokan tersebut . Usai acara audiens, Otong menyatakan bahwa pihaknya sangat tersinggung dengan ulah oknum peserta audiens yang menurutnya terlalu mendiskkreditkan pihak Kejari dengan menuding bahwa Kejari merupakan sarang koruptor.Dikatakannya, saat itu dirinya terpaksa bersikap tegas karena apa yang dilakukan oknum peserta tersebut sudah sangat keterlaluan dan sudah tidak lagi menghiraukan perasaan orang lain dan etika.Namun meski mengaku sangat tersinggung, Otong mengaku pihaknya belum memutuskan apakah pihaknya akan membawa persoalan ini ke jalur hukum atau
tidak. Pada hari itu, puluhan massa yang terdiri dari GPM Gibas, Forum Rakyat Garut dan Gerakan Pemuda Marhaen, kembali mendatangi kantor Kejari Garut untuk mendesak pihak Kejari agar independen dalam menangani kasus-kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Garut.Aksi mereka kemudian diterima oleh beberapa orang perwakilan dari Kejari Garut, diantaranya Kasi Intel Otong Hendra Rahayu. Dalam kesempatan tersebut, massa memang menuding pihak Kejari telah menerima aliran dana dari beberapa kasus korupsi yang terjadi di Garut.IRwan Rudiawan

Selasa, 28 April 2009

Terkait pembagian kompor gas pemkab minta konsultan tanggung jawab

Garut.RRI – Terkait carut marutnya pembagian kompor gas kepada masyarakat yang juga merupakan program pemerintah untuk melakukan konversi dari minyak tanah ke gas, pemkab Garut meminta agar konsultan yang menangani distribusi kompor gas kepada masyarakat harus bertanggung jawab secara moral.
Asisten Daerah II Budiman yang didampingi Kabag Ekonomi Sutarman mengungkapkan, meski konsultan yang melakukan pembagian kompor gas tidak bertanggung jawab kepada pemda Garut, akan tetapi dirinya berharap, mereka mau ikut bertanggung jawab secara moral terhadap suksesnya pembagian kompor gas kepada masyarakat.
Pemkab sendiri selama ini tidak pernah mendapat laporan pembagian kompor gas tersebut dari para konsultan yang mendapat tugas membagikan kompor gas kepada warga Garut dari Pertamina. Pemkab selama ini mendapat laporan dari kantor kecamatan, dan data itu ternyata berbeda dengan yang dimiliki pertamina yang didapat dari konsultan dan digunakan sebagai dasar penarikan minyak tanah dari kabupaten Garut.
Budiman mengungkapkan, konsultan dapat berkoordinasi lebih erat lagi dengan jajaran pemerintah dalam membagikan kompor gas nantinya. Hal ini menurutnya dianggap penting agar nantinya jika kelak konsultan menemukan permasalahan dilapangan dapat dicarikan solusinya bersama-sama.
Budiman juga meminta kepada Pertamina agar tetap terus menyalurkan minyak tanah bersubsidi kekabupaten Garut paling tidak sampai permasalahan dilapangan untuk pembagian kompor gas selesai dan adanya kesiapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
Sementara itu, menurut Yu Suherman salah satu konsultan dari Universitas Indonesia yang mendapatkan proyek pembagian kompor gas dikabupaten Garut dari Pertamina pihaknya telah melaksanakan pembagian kompor gas sebagaimana kontrak dengan Pertamina pada tahap pertama sebanyak 76 ribu paket lebih, untuk tahap kedua, menurut pihaknya juga mendapatkan proyek pembagian kompor gas dari pertamina untuk 6 kecamatan dikabupaten Garut sebanyak 71 ribu lebih paket.
“masyarakat tidak perlu demo lagi, karena sebentar lagi kita akan membagikan paket kompor gas sebanyak 71 ribu lebih dienam kecamatan yaituWanaraja, Karangpawitan, Tarogong Kaler dan Kidul serta Samarang dan Pasirwangi,”katanya menenangkan masyarakat.
Sementara terkait permintaan pemkab Garut agar konsultan dapat lebih koordinasi dengan pemerintah menurutnya, pihaknya bekerja secara professional, saat ini pihaknya ditunjuk oleh Pertamina, oleh karenanya laporan kerjanya juga diberikan kepada pihak Pertamina, tapi jika Pertamina menginstruksikan agar pihaknya juga laporan kepemerintah daerah maka hal itu akan dilakukannya.
“kita berusaha professional, kita bekerja dengan Pertamina, makanya laporannya juga ke Pertamina bukan pemda, tapi jika Pertamina menginstruksikan demikian pasti kita akan lakukan,’tegasnya.
Sementara itu terkait data penerima yang tidak valid, menurut Yu Suherman, pihaknya dalam melakukan pendataan senantiasa bekerjasama dengan aparat desa dan kecamatan, oleh karenanya data penerima yang mereka gunakan juga diyakini sesuai dengan keadaan dilapangan.(Irwan R)

Minggu, 19 April 2009

Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu Garut Diskorsing

Garut,RRI (senin 20 april 09)
- Rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten tahun 2009 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, terpaksa diskorsing pelaksanaannya pada pukul 02.00 WIB Senin dini hari.Anggota Panwaslu Kabupaten Bidang Hukum dan Laporan Asep Nurjaman menyatakan, skorsing itu dilakukan setelah adanya kesepakatan para saksi dari Parpol dengan penyelenggara (KPU), menyusul masih terdapat tiga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang belum siap menyampaikan rekapitulasi hasilnya pada rapat
pleno tersebut.Ketiga PPK tersebut, terdiri PPK Cisurupan, Banyuresmi serta PPK Karangpawitan yang ketika mendapat kesempatan menyampaikan laporannya, juga terdapat PPK yang sudah tidak ada di tempat meski sempat dilakukan pencarian, ungkap Ketua KPU setempat Aja Rowikarim sebagaimana ditirukan Asep Nurjaman.Sehingga kegiatan rapat pleno ini akan kembali dilanjutkan pada Senin mulai pukul 10.00 WIB, yang menurut Nurjaman sah-sah saja karena sudah terdapat kesepakatan para saksi dari Parpol dengan KPU Kabupaten Garut,katanya.Sedangkan 39 PPK lainnya, masing-masing telah menyampaikan laporan rekapitulasi
hasil Pemilu pada rapat pleno yang berlangsung sejak Sabtu pagi (18/4) lalu, di gedung KORPRI dan Linmas setempat dengan dihadiri sekurangnya 400 orang pengunjung.Diantaranya meliputi para saksi dari Parpol, sejumlah calon legislator serta beberapa calon legislator yang menyempatkan melakukan pemantauannya, dengan dijaga ketat sekitar 300 personil gabungan Polres Garut dan unsur keamanan lainnya.IRwan Rudiawan

Tiga Kasus Politik Uang Garut Tidak di Usut

Garut, RRI (senin 20 april 09)
- Tiga indikasi terjadinya kasus "politik uang" pada penyelenggaraan Pemilu Legisltatif di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terpaksa tidak dilakukan pengusutan secara tuntas akibat mekanisme pelaporannya dinilai terlambat.Anggota Panwaslu Kabupaten Bidang Hukum dan Laporan Asep Nurjaman menyatakan Senin, terdapat dua kasus diantaranya dilakukan seorang calon legislator dari Parpol tertentu, namun pengusutannya terpaksa tidak dilakukan karena proses pelaporannya terlambat.Sedangkan satu kasus lainnya, adanya pengendara speda motor pembawa bungkusan plastik berisi uang senilai Rp 500 ribu kemudian membagikannya kepada calon
pemilih di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) Kecamatan Peundeuy yang dilakukan Parpol tertentu, juga proses pelaporannya dinilai kadaluarsa, katanya.Sedangkan laporan yang bisa ditindaklanjuti Panwaslu, maksimal tiga hari pasca peritiwa tersebut berlangsung sehingga ketiga kasus indikasi terjadinya politik uang tersebut tidak bisa diusut tuntas, sebagaimana kesepakatan pihak Kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Panwaslu, Demikian diungkapkan Asep Nurjaman.Menjawab pertanyaan RRI, ia mengemukakan sangat kurangnya sosialisasi tentang
undang-undang Pemilu kepada masyarakat, yang mengakibatkan masyarakat masih "awam" terhadap produk hukum itu, katanya.Bahkan masyarakatpun masih banyak yang belum sepenuhnya memahami untuk bisa
memilih dan memilah penentuan aspirasinya, sehingga kondisi tersebut patut dijadikan pembelajaran pihak KPU, Panwaslu serta Parpol itu sendiri untuk memberikan pendidikan politik kepada seluruh lapisan masyarakat, tegas Aep Nurjaman.Sebelumnya juga dilaporkan, banyak kasus pelanggaran yang terjadi selama Pemilu termasuk pada kampanye di Kabupaten Garut, namun terpaksa tidak diusut atau "dipetieskan" akibat tidak ada pihak yang bersedia untuk menjadi saksi.Banyak warga masyarakat dan anggota Partai Politik (parpol), yang hanya sebatas menyampaikan laporan termasuk mengemukakan keluhan dan pengaduannya, tapi mereka sama sekali tidak mau dilibatkan untuk menjadi saksi, ungkap anggota Panwaslu Kabupaten setempat, Djudju Nuzuludin.M, MPd. IRwan Rudiawan

Jumat, 17 April 2009

PENJAGAAN DI KANTOR KPU GARUT MAKIN DIPERKETAT

-Garut,RRI (sabtu 18 april 09) - Penjagaan keamanan oleh aparat kepolisian di lingkungan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat, semakin diperketat sebelum menjelang pelaksanaan rekapitulsi penghitungan suara yang dimulai hari ini gedung korpri garut (18/4).Aparat kepolisian berpakaian dinas maupun berpakaian preman, kerap berada di sekitar Kantor KPU Garut maupun di Gedung Korpri.Kepala Subag Program KPU Herry DJ mengatakan, diperketatnya pengamanan tersebut dimaksudkan sebagai langkah preventif mengantisipasi berbagai kemungkinan terjadinya gangguan keamanan, menyusul hingga Jumat sore dari 42 panitia pemilihan kecamatan (PPK), baru 22 PPK yang telah memasuk laporannya hasil rekapitulasinya ke KPU Kabupaten Garut.Karena itu, sebagian anggota KPU setempat pro aktif mendatangi sejumlah kecamatan untuk membawa langsung kelengkapan laporan rekapitulasi perhitungan suara sementaranya masing-masing, sementara pintu gerbang KPU Garut tidak seperti biasanya terbuka lebar, namun dibuka-tutup, katanya.Kendala di tingkat PPK, katanya, antara lain berupa pengisian format C.1 sebagai produk rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan itu.Namun sumber lain menyebutkan, nyaris setiap hari anggota KPU melaksanakan tugas luar selain menjemput bola, kemungkinan juga menghindar dari semakin banyaknya massa yang menanyakan tentang rekapitulasi penghitungan suara di kantor KPU, meski para petugas Sekretariat diharuskan selalu berada di tempat.Sementara itu hingga Jumat menjelang pukul 15.00 WIB, jumlah total perolehan sementara suara sah dan tidak sah sebanyak 681.933 suara, terdapat sebanyak 46.441 perolehan suara yang tidak sah sedangkan suara sah sebanyak 635.492 suara, dari Daftar Pemilih Tetatp (DPT) Kabupaten Garut sebanyak 1.598.046 orang.Partai Demokrat masih hingga kini yang paling unggul dalam perolehan suara sementaranya, disusul Partai Golkar kemudian Partai Persatuan Pembangunan serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).IRwan Rudiawan

POLRES GARUT USUT DUGAAN PUNGUTAN KOMPOR GAS

Garut,RRI (sabtu 18 april 09)
- Polres Garut akan mengusut dugaan pungutan dana untuk mendapatkan kompor gas berkapasitas 3 kilogram yang terjadi di Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.Kasat Reskrim Polres Garut AKP Oon Suhendar, SH, Jumat, mengatakan pengusutan itu dilakukan untuk menyikapi aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan ibu rumah tangga di kantor desa itu pada Jumat.Menurut Oon, pihaknya akan mengumpulkan data dan barang bukti di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan penyidikan.Puluhan ibu rumah tangga mendatangi kantor desa dengan membawa jerigen plastik kosong. Mereka menyebutkan telah dimintai pungutan sebesar Rp10.000 per orang oleh oknum kolektor.Namun, warga yang mendapatkan paket kompor gas rata-rata hanya dua kepala keluarga (KK) per RT, sedangkan warga lain tidak mendapatkan, padahal kini minyak tanah semakin langka dengan harga eceran rata-rata di atas Rp9.000/liter, demikian diungkapkan salah satu warga setempat.Sementara itu Kabag Ekonomi Setda Garut Ir Sutarman menyatakan menyesalkan peristiwa tersebut, dan meminta warga yang dirugikan untuk segera melapor kepada pihak kepolisian, karena paket kompor gas itu diberikan secara gratis.Irwan Rudiawan

Rabu, 15 April 2009

KEPALA BANK PANIN DIVONIS 7,5 TAHUN PENJARA

Garut,RRI (KAMIS 16 APRIL 09)
- Kepala Bank Panin Cabang Garut Suhendrik Arisanto dan Manajer Operasional Mansyur Husli divonis masing-masing 7,5 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Garut karena terbukti merugikan bank tersebut itu sebesar Rp4 miliar.Perbuatan kedua bankir tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 10/1998 tentang Perbankan sehingga juga mendapatkan sanksi denda sebesar Rp10 juta subsider enam bulan kurungan, kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut Ismail Otto, Rabu.Kejahatan yang dilakukan kedua terpidana ini adalah penggelapan dana nasabah dengan menggunakan mekanisme bon putih, yang terungkap dari hasil investigasi dan audit tim dari Bank Panin Pusat pada 23 Nopember 2007.Kemudian terbongkar defisit antara penerimaan kas dengan jumlah yang tertera di pembukuan sebesar Rp4 miliar lebih, yang merupakan jumlah akumulasi dari defisit selama 2001 - 2007, katanya.Hasil audit itu juga menunjukan pada 2003 terjadi defisit Rp1 miliar dan pada 2005 sebesar Rp3 miliar sehingga pada 2007 dapat diketahui keseluruhan defisit mencapai Rp 4 miliar.Namun kedua terpidana tersebut selama rentang waktu 2001-2007, masih bisa menutup-menutupi defisit itu, yang kemudian terungkap saat dilakukan pemeriksaan kas oleh tim Bank Panin Pusat.Selanjutnya pihak Bank Panin Pusat melaporkan kasus ini ke Polda Jabar, dan kemudian diketahui terdapat empat tersangka yang diduga kuat sebagai otak penggelapan dana perbankan, termasuk Suhendrik Arisanto dan Mansyur Husli.Dua karyawan masing-masing berinisial HS dan DS hingga saat kini masih dalam penyidikan Polda Jabar, katanya.Mereka melakukan praktik layanan menerima setoran nasabah di luar jam kerja, yang tidak mereka masukan ke kas penerimaan, bahkan Suhendrik hanya melakukan pencatatan keesokan harinya, namun bukan di buku penerimaan resmi bank melainkan hanya pada bon (bon putih).Kasus penggelapan itu tidak merugikan nasabah karena dana mereka tetap terjamin aman.IRwan Rudiawan

GOLPUT DI GARUT CAPAI 30 PROSEN

Garut,RRI (KAMIS 16 APRIL 09)
- Angka golongan putih (golput) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Pemilu 2009, tercatat antara 319.681 hingga 479.521 warga yang tersebar di 5.155 tempat pemungutan suara (TPS).Angka tersebut berdasarkan hasil survei di sejumlah TPS, yang menunjukan jumlah golput berkisar 20-30 persen dari 1.598.046 daftar pemilih tetap (DPT) di 424 desa/kelurahan pada 42 wilayah kecamatan, demikian diungkapkan anggota KPU garut Iqbal SantosoNamun juga terjadi peningkatan partisipasi pemilih yang bisa mencapai minimal 70 persen, dibandingkan pada Pemilu Cabub dan Cawabub Garut, angka golput-nya mencapai sekitar 40 persen,Mengenai parpol mana yang paling unggul meraih suara, Iqbal menjelaskan masih belum bisa dipastikan, karena hingga Rabu pukul 13.25 WIB jumlah perolehan sementara suara sah dan tidak sahnya sebanyak 468.983 suara, ungkap Iqbal.Tingginya angka partisipasi pada Pemilu 2009, selain banyak terdorong atau termotivasi dari para calon legislator (Caleg), juga berlangsung libur panjang, sehingga banyak perantau yang pulang kampung sambil ikut mencentang, sebagaimana diungkapkan anggota KPU lainnya, Mustofa Fattah.Ia menyatakan, wajar golput berkisar 20-30 persen dari DPT, termasuk kesalahan cara mencentang yang mengakibatkan surat suara rusak,Iqbal menambahkan , di wilayah Kecamatan Pameungpeuk pun dari 77 persen partisipasi pemilih hanya terdapat lima persen diantaranya yang mengalami kerusakan suara akibat salah memilih.Sementara itu, dari sebanyak 468.983 perolehan sementara suara yang sah dan tidak sah, terdapat 28.702 suara tidak sah dengan perolehan suara terbanyak masih diraih Partai Demokrat dengan 91.049 suara (20,67 prosen lebih), disusul Partai Golkar meraih sebanyak 62.063 suara (14,10 prosen).Peringkat ketiga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan 42.221 suara (9,59 prosen), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih 39.933 suara (9,07 prosen) serta Partai Keadilan sejahtera meraih 38.294 suara (8,70 prosen), katanya.Peringkat berikutnya Partai Amanat Nasional, Partai Hati Nurani Rakyat, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Gerakan Indonesia Raya, serta peringkat ke sepuluh Partai Bulan Bintang.Perolehan suara sementara calon anggota DPD Pemilu 2009, di Kabupaten Garut diungguli Ginandjar Kartasasmita dengan 30.536 suara, disusul Mohamad Surya (30.536 suara) serta peringkat ketiga Ella M. Giri Komala dengan 28.899 suara.Irwan Rudiawan